Graham Taylor Diingatkan Tentang ‘Pelecehan’ Di Aston Villa

Mantan manajer Aston Villa, Graham Taylor diingatkan tentang adanya pelecehan pemain muda pada tahun 1980an sehingga penyelidikan FA terhadap pelecehan seksual tersebut juga diceritakan. Seorang korban mengatakan kepada Victoria Derbyshire bahwa dia disarankan untuk diam dan tidak memberi tahu polisi. Sebuah dokumen juga baru terkuak yang menunjukkan seorang pedofil, Ted Langford bekerja sebagai pemandu untuk Villa selama hampir dua tahun. Seorang juru bicara klub mengatakan pengamanan adalah hal yang “sangat penting”.

Terungkapnya Kisah Buram Masa Lalu

Langford, yang sekarang sudah meninggal, dihukum pada tahun 2007 atas pelecehan terhadap empat anak laki-laki, tiga di antaranya terkait dengan klub sepak bola Aston Villa. Tony Brien juga mengungkap pada program Derbyshire Victoria pada bulan Januari, bahwa dia sering disiksa oleh Langford saat bermain untuk tim muda lokal sejak usia 12 tahun.

Saat itu, Brien berusia 16 tahun dan telah menandatangani kontrak dengan Leicester City oleh manajer tim muda, Dave Richardson dan direkomendasikan oleh Langford, yang merupakan pandu paruh waktu untuk klub. Dua tahun kemudian, pada musim panas 1987, Richardson bergabung dengan Aston Villa sebagai asisten manajer dan Langford pindah bersamanya.

Pada musim itu, Brien mengatakan bahwa dia memutuskan untuk memanggil Richardson untuk memperingatkan dia tentang perilaku pandu tersebut. Brien, yang telah berusia 18 atau 19 tahun saat itu, mengklaim bahwa ia memiliki sejumlah percakapan dengan Richardson dan kemudian berbicara dengan manajer Graham Taylor, namun kemudian menunda perkara tuduhan judi bola tersebut.

Tangisan Tersedu-Sedu

Sebagai bukti lisan terhadap penyelidikan independen FA terhadap pelecehan seksual tersebut, dia berkata: “Mereka membuat saya enggan menghadap masa depan dan tidak pernah menawari saya kesempatan untuk pergi ke polisi atau semacamnya. Ia melanjutkan: “Saya pergi ke dapur di rumah ibu saya dan ibu saya berkata, ‘Baik-baik saja?’ Dan saya hanya berkata, ‘Mereka baru saja menyuruh saya untuk tutup mulut.’ Dan aku menangis tersedu-sedu.”

Dalam wawancara dengan Victoria Derbyshire, Brien menambahkan bahwa Taylor telah mengatakan kepadanya: “Begini, Anda adalah anak muda yang baru memulai sebuah game (pertandingan). Saya tahu Anda baru saja melakukan debut Anda. Bisakah Anda benar-benar berurusan dengan semua kata-kata kotor? Jadi saya sarankan Anda untuk tutup mulut.”

Brien bermain untuk Leicester City dan sejumlah klub liga lainnya. Dia tidak pernah bermain untuk Aston Villa. Pada bulan Desember 2016 dia pertama kali memberikan sebuah pernyataan polisi yang menguraikan tuduhan terhadap Langford dan tanggapan Aston Villa FC. Graham Taylor kemudian meninggal karena serangan jantung pada bulan Januari.

Tidak Akan Tutup Mulut

Dave Richardson mengatakan kepada program Victoria Derbyshire pada bulan Januari bahwa dia tidak dapat mengingat apakah ada pembicaraan dengan Tony Brien atau tidak dan dengan tegas membantah bahwa dia seharusnya memberi tahu pemain tersebut untuk tidak go public.

“Intinya adalah setelah dia menelepon saya, [Saya akan mengatakannya] ‘Kami mengatasinya, hal itu akan ditangani sedemikian rupa sehingga Anda tidak perlu khawatir’,” katanya di waktu.

Media sekarang memahami korban kedua pelecehan, telah berani untuk mengatakan bahwa dia juga mengajukan keluhan serupa tentang Langford pada akhir 1980an. Pengacaranya mengatakan bahwa dia dikunjungi oleh seseorang yang sekarang dipercaya sebagai Graham Taylor di rumahnya, dan seorang pria tak dikenal lainnya, yang menurutnya menghalangi dia untuk menanggapi masalah ini lebih jauh lagi.

“Mereka seharusnya berbuat lebih banyak untuk melindungi anak-anak yang menjadi tanggungjawab mereka,” kata Dino Nocivelli, pengacara Bolt Burdon Kemp. “Klien saya telah dikecewakan dan anak-anak lain telah disalahgunakan karena kurangnya tindakan dari staf Villa.”

 

Douglas Costa Gabung dengan Juventus Guna Juarai Liga Champions

Douglas Costa yang merupakan rekrutan anyar dari Juventus menyataan bahwa dirinya bergabung dengan klub raksasa Turin untuk memenangkan segalanya. Hal itu juga termasuk memenangkan trofi Liga Championship selagi juga tetap mendominasi di liga domestik.

Dedikasi Tinggi Costa bagi Juventus

Sang winger yang berasal dari Brazil ini bergabung dengan Il Bianconeri dengan status pinjaman dari Bayern Munich dengan opsi untuk mempermanenkannya pada musim panas tahun depan dengan harga 40 juta Euro atau setara dengan 610 milyar rupiah. “Saya merasa baik-baik saja. Anda berlatih dengan sangat keras di sini,” ungkapnya kepada salah satu majalh olahraga. “Saya baru saja mendapatkan kecepatan yang sama dengan teman-teman setim. Saya tahu saya masih sedikit tertinggal dengan yang lainnya namun saya harus mencapai level pemain yang lainnya. Tetapi saya akan berupaya keras untuk kembali ke performa terbaik saya,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan mengapa ia memilih Juventus. “Sebab dalam 3 tahun terakhir mereka telah memainkan 2 laga final Liga Champions. Menurut saya, mereka adalah tim dengan hasrat yang paling besar dan juga kesempatan besar untuk bisa menjuarai Liga Champions.”

“Saya juga ingin sekali bisa menjadi bagian dari sejarah dari klub besar ini. satu tahun sebelum Piala Dunia, saya tak bisa memilih klub yang lebih baik ketimbang Juventus. Saya ada di sini untuk memenangkan segalanya termasuk juga Liga Champions,” imbuhnya lebih lanjut dibumbui dengan harapannya.

Juventus saat ini masih juga mendominasi pada liga domestic dengan menjadi peraih Scudetto di 6 musm beruntun. Hal ini tentu saja dianggap oleh Costa sebuah pencapaian yang bagus, serupa dengan Bayern.

“Scudetto? Juve sama dengan Bayern. Ini merupakan sebuah klub yang sangat hebat dan semua orang pasti akan mengerahkan segala kemampuan dewa poker yang dimilikinya untuk mengalahkan kami. Di Italia mereka memainkan sepak bola dengan taktik yang sangat sempurna dan juga sangat sulit untuk menembus lini pertahanannya. Tentu akan membutuhkan kesabaran.”

Ia mempertegas, “Milan dan Inter sudah memperkuat diri dan skuat mereka, tapi Juve memiliki pemain-pemain yang tepat untuk menegaskan jati diri mereka.”

AC Milan Menyaingi Juve Perebutkan Keita Blade

Berita transferan Costa ke Juve bukanlah satu-satunya yang menjadi sorotan publik. Namun juga soal AC Milan yang dikabarkan bersedia untuk mengajukan tawaran anyar guna merekrut Keita Balde Diao dari Lazio yang mana sebelumnya sudah lebih dulu diperebutkan oleh Inter Milan dan juga Juventus pada bursa transfer ini.

Pada musim panas tahun ini, kontrak pemain tim nasional Senegai ini akan segera habis dengan klub ibu kota itu. dan ia juga sudah menyatakan keinginannya untuk tak memperpanjang kontrak tersebut. Keita sebenarnya telah mencapai kesepakatan secara personal dengan Juve, akan tetapi klub raksasa Turin tersebut tak bersedia untuk menebus dirinya dengan permintaan harga yang dipatok oleh Lazio dengan sangat tinggi yakni sebesar 30 juta Euro (457 milyar rupiah).

Claudio Lotitto, Presiden Il Biancocelesti, mengatakan bahwa tawaran pertama yang telah diberikan oleh Juventus bahkan tak ada setengan dari permintaan harga dari Lazio. Dan dilansir dari media olahrga, La Gazetta dello Sport, dikabarkan bahwa Lazio bersikeras tak akan menjual Keito ke Si Nyonya Tua sebelum Piala Super Italia yang mana akan melibatkan kedua klub itu pada tanggal 13 Agustus esok hari.

Manchester United Percaya Lukaku Membawa Keuntungan Besar Bagi Tim

Lewat akun resminya, Manchester United secara resmi mengumumkan telah mendatangkan pemain terbarunya yaitu Romelu Lukaku dari Everton.

Sang kapten yakin Lukaku akan membuat banyak gol

Michael Carrick sebagai kapten tim Setan Merah yakin bahwa kedatangan Romero Lukaku itu bisa menggantikan posisi penyerang setelah ditinggalkan Zlatan Ibrahimovic yang karena mengalami cedera ACL pada musim lalu.

Carrick juga menyatakan bahwa ia tidak ada sedikitpun keraguan terhadap Romelu Lukaku yang akan menjadi mesin pencetak gol utama Setan Merah untuk musim depan.  Ia menambahkan bahwa semua pemain dalam tim harus berusaha mencetak gol untuk meringankan beban rekannya. Namun tetap saja, Lukaku akan menjadi andalan utama dan akan sukses bersama MU.

United menebus Lukaku dengan harga 75 juta poundsterling pada musim panas dari Everton. Sepanjang gelaran terakhir, Lukaku sebagai penyerang telah mencetak 32 gol untuk negara dan klubnya. Mantan penyerang di rivalnya, Chelsea, Lukaku disebut akan mampu mengisi kekosongan lini penyerang setelah dilepasnya Zlatan Ibrahimovic.

Carrick juga percaya Lukaku bisa tampil cemerlang dan tanpa merasa terbebani untuk disebut sebagai penerus Ibra. Kepada Manchester Evening News, Carrick berkata bahwa Ia tau persis seperti apa Lukaku selama ini. Lukaku tidak akan mengubah gaya permainan ketika dia bermain di sini dan akan membuat banyak gol. Dan karena itulah ia didatangkan ke Old Traford, pungkas Carrick.

Legenda Manchester United: Lukaku adalah aset besar

Andy Cole yang merupakan salah satu pemain legenda Setan Merah juga yakin bahwa Romelu Lukaku akan berkontribusi besar dengan mencetak banyak gol sepanjang musim mendatang.

Legenda penyerang MU ini tidak ragu mengatakan Lukaku sebagai aset besar bagi tim. Lukaku yang kini berusia 24 tahun di musim sebelumnya telah berhasil mencetak 25 gol kepada Everton.

Di Old Trafford, alih-alih menggunakan nomer punggung 10 untuk menggantikan Rooney, Romelu Lukaku akan memakai jersey nomor 9 setelah diberi izin oleh Zlatan Ibrahimovic.

Kepada MUTV, Cole menjelaskan bahwa Lukaku togel hongkong telah membuktikan kualitasnya di liga primer. Sejak meninggalkan Chelsea di permulaan karirnya, Lukaku justru membuktikan kemampuannya dengan membuat banyak gol. Salah satunya ketika membela klub Everton. Cole berharap hal serupa akan terjadi ketika Lukaku memakai jersey Manchester United.

Saran Rooney untuk Lukaku agar cemerlang bersama Setan Merah

Setelah berjuang membela Manchester United selama 13 tahun, Wayne Rooney sebagai salah satu pemain andalan Setan Merah tentu sudah mengetahui semua seluk beluk timnya. Karena itulah Rooney tidak ragu untuk memberikan saran dan tips kepada penerusnya yaitu Romelu Lukaku.

Ketika Lukaku dibeli dari Everton, di saat yang sama pula Rooney keluar dari Old Trafford untuk kembali reuni dengan rekan setimnya bersama everton. Selama memakai jersey United, Rooney telah berhasil menjadi top scorer di klubnya dengan torehan 253 gol dan mendapat banyak gelar. Rooney yakin Lukaku akan bernasib sama apabila ia bisa melampaui ujian di Old Trafford, yaitu menghadapi ujian mental.

Menurut Rooney, bermain bersama tim Setan Merah adalah ujian mental. Kita harus punya mental kuat untuk mengatasi tantangan karena kita dituntut untuk bisa sukses. Ia menambahkan jika Lukaku mampu melakukannya, ditambah dengan kualitas dirinya, maka Lukaku akan Sukses.

Rooney juga bercerita bahwa United memiliki standar yang tinggi agar setiap pemain bisa sukses di klub. Standar tersebut merupakan warisan pelatih Sir Alex Ferguson yang harus tetap dijaga.

Pemain Bola Joe Thompson, Diagnosis Kanker Kedua Kalinya

Gelandang Rochdale Joe Thompson sudah pernah melawan kanker satu kali dan sekarang ia juga harus memerangi penyakit ini untuk kedua kalinya. Thompson mengatasi limfoma Hodgkin nodus sklerosis (tahap awal terjadi ketika kelenjar getah bening di leher menjadi membesar) setelah menjalani kemoterapi enam bulan sementara di Tranmere pada tahun 2014, namun penyakitnya kembali dan dia terpaksa berhenti bermain sepak bola pada bulan Maret.

Thompson Marah Saat Kanker Bersarang Lagi

Minggu ini, Thompson, 28, dirawat di Christie’s Hospital di Manchester untuk kemoterapi dan penggantian sel induk lebih lanjut. Ia mengatakan jika tepat sebelum Natal, ia menemukan adanya kanker yang bersarang kembali ke tubuhnya. Saat itu hari Kamis atau Jumat pagi dan ia akan mengikuti pelatihan. Ia berpikir ia akan mendapatkan kabar baik dari dokter sehingga ia menyiapkan diri untuk latihan. Tapi kemudian ia marah, benar-benar marah karena fakta menunjukkan hal yang berbeda.

Awalnya ia mendapat telepon dari manajer, Keith Hill. Sang manajer bertanya dimana dirinya. Thompson menjawab ada di tempat parkir mobil di rumah sakit dan memberitahu apa yang terjadi. Thompson mulai menangis dan Keith Hill berkata “jangan khawatir, kami akan menyelesaikannya”.

Ia bilang akan datang nanti, tapi ia juga tidak ingin semua teman-temannya berada di sana karena ia tahu ia akan menangis. Ia tahu mereka memiliki persiapan untuk pertandingan dan ia tidak ingin mengganggunya. Tapi beberapa di antaranya ada di sana. Thompson kemudian meneteskan air mata dan mengalami beberapa percakapan mendalam.

Ia mengatakan jika kanker yang ada di dalam dirinya dikarenakan ia sangat berusaha keras. Ia mengatakan ‘Saya benar-benar berjuang, maka saya sakit keras’. Ya, seperti yang sudah kita tahu, Thompson telah membuat lebih dari 100 penampilan untuk klub kampung Rochdale pada awal karirnya, juga memiliki kiprah di Bury and Southport sebelum menandatangani kembali dengan The Dale pada bulan September 2016 dengan kontrak enam bulan.

Dia membuat 28 penampilan di musim 2016-17, mencetak tiga gol, namun terakhir bermain untuk klub tersebut dalam saat pertandingan Liga Satu melawan MK Dons pada 11 Maret. Ia mengatakan jika ia bermain selama dirinya bisa melakukannya. Akan tetapi ia mengakui jika ia melakukannya dengan terlalu keras dan berat.

Kanker Menyerang Saat Pertandingan

Semuanya dimulai di Dons MK. Saat itu ia tidak merasa fit 100%, tapi ia masih bisa melakukan semua tugas dengan baik. Awalnya aku berada di bangku cadangan. Ia telah mencetak gol saat melawan Peterborough seminggu sebelumnya, jadi ia sedikit terguncang tentang menjadi pengganti. Tapi Stephen Davis harus keluar setelah 20 menit dan ia terus maju.

Permainannya 100 mil per jam dan ia dalam pergerakan yang lambat. Ia kemudian benar-benar berjuang terlalu keras. Ia mencoba mengisi tenaga bandar togel pada babak pertama tapi ketika lampu sorot menyala, matanya mulai bergerak. Semuanya tidak aktif dan ia harus keluar lapangan. Ia terpaksa harus melihat dirinya berada di tempat yang tidak ia inginkan. 45 menit kedua adalah mimpi buruk baginya.

Ia kemudian mendapatkan hasil medisnya. Awalnya ia berpikir “Apakah itu hanya kegelisahan?” Tapi setelah pertandingan ia merasa sakit parah. Ia harus melihat dokter klub karena ia sakit parah. Pihak Physio dan staf medis ada di sekitar dirinya dan para pemain lainnya mendapati dirinya sakit parah. Semua orang merasa tidak bersemangat.

Arab Saudi Minta Maaf Pasca Tolak Mengheningkan Cipta bagi Korban Teroris

Federasi Sepakbola Arab Saudi memohon maaf atas penolakan Timnas mereka untuk mengheningkan cipta guna mengenang korban tewas akibat serangan terorisme yang terjadi Sabtu (3/6) lalu di London Brigde dan Borough Market. Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, para pemain Timnas Arab Saudi saat itu bertandang ke Adelaide, Australia, untuk laga kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan Timnas Australia pada hari Kamis (8/6) kemarin.

Mengabaikan Ajakan Mengheningkan Cipta

Saat itu, pembawa acara yang ada di stadion menyerukan untuk bersama-sama mengheningkan cipta sesaat. Semua pemain Australia yang ada di lapangan langsung berjajar di tengah lapangan dan saling merangkul pundak satu sama lainnya. Namun 11 pemain Timnas Arab Saudi yang ada di seberang mereka malah tetap bergerak ke sana dan ke mari melakukan pemanasan dan memgabaikan pengumuman itu. Bahkan malah ada salah satu pemain Timnas Arab Saudi yang membungkuk dan mengikat tali sepatunya saat prosesi mengheningkan cipta itu sedang dilakukan.

Permintaan Maaf Atas Kejadian dan Aksi Itu dari Arab Saudi

Dilansir dari kantor berita Associated Press, sebuah pernyataan dari Federasi Sepakbola Arab Saudi menyebutkan mereka amat sangat menyesal dan juga meminta maaf atas kejadian itu. “Para pemain tidak bermaksud tidak menghormati para korban atau menyebabkan para keluarga, teman atau juga siapa saja mnjadi terpengaruh oleh kekejaman itu menjadi marah,” ungkap pernyataan tersebut. “Federasi Sepakbola Arab Saudi mengecam semua tindakan terorisme dan juga ekstrimisme dan kami menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada seluruh keluarga korban.”

Sementara itu, Federasi Sepakbola Australia (FFA) sendiri mengatakan bahwa sebenarnya manajeman Arab Saudi mengetahui rencan untuk bersama-sama mengheningkan cipta sebelum pertandingan berlangsung. Tapi para pemain dari negara Teluk itu tak berpartisipasi juga.

“Konfederasi Sepakbola Asia dan juga tim dari Arab Saudi sepakat bahwa bisa mengadakan keheningan,” ungkap FFA dalam sebuah pernyataan. “Namun kemudian FFA mendapatkan penjelasan dari pejabat tim Arab Saudi bahwa tradisi tersebut tidak sama dengan budaya Arab Saudi. Oleh karena itu, mereka akan pindah ke sisi lapangan dan menghormati apa yang menjadi kebiasaan kami,” imbuh pernyataan itu. Namun pada kenyataannya, hal itu tak juga dilakukan oleh Timnas Arab Saudi.

Yang menjadi perdebatan dan hal ini menjadi sedikit aneh adalah ketika pernyataan bahwa mengheningkan cipta bukanlah bagian dari budaya Arab Saudi namun pada kenyataannya bertolak belakang dengan ritual togel singapura yang pernah terjadi di Arab Saudi atau pernah dilakukan orang Arab. Ritual serupa nyatanya pernah dilakukan sebelumnya dalam pertandingan sepak bola togel singapura  di kawasan Teluk juga. Misalnya saja pada prosesi penghormatan kematian Raja Saudi Arabia, Abudullah, yang mana para rakyat Arab Saudi mengheningkan cipta. Juga, saat tim Arab Saudi, al-Ahli Saudi, berdiri dengan mengheningkan cipta sebelum pertandingannya dimulai. Saat itu Timnas Arab Saudi berhadapan langsung dengan Barcelona dalam laga Qatar Airways Cup yang dihelat pada bulan Desember 2016 silam. Dan dalam pertandingan kemarin, Timnas Australia berhasil unggul atas Timnas Arab Saudi dengan skor 3-2. Hal ini berarti berpeluang membawa Australia lolos ke putaran final yang akan digelar di Rusia untuk laga Piala Dunia 2018 itu.

Hal yang dilakukan oleh Timnas Arab Saudi itu tentunya menuai banyak kritik dan juga dukungan dari berbagai pihak. Ada yang mengecam dan menyayangkan namun tidak sedikit pula yang mendukung apa yang dilakukan Timnas Arab Saudi itu.