MU Dinobatkan Jadi Raja Penalti Eropa Di 2 Musim Terakhir Ini

Manchester United berhasil membukukan 1 buah gol penalti di laga melawan Leeds United pada gelaran pada hari Minggu, 20 Desember 2020 kemarin. Hal tersebut kemudian makin menegaskan status Manchester United sebagai raja Firaun tinggi pada ajang Liga Eropa di dua musim terakhir ini. 

  • Mu Jadi Raja Penalti 2 Musim Ini

Bruno Fernandes berhasil menyarangkan gol keduanya Ketika melawan Leeds United dan hal tersebut adalah Google karenamu dari Manchester United pada laga tersebut. Fernanda sendiri dengan dinginnya menaklukkan Illan Meslier yang mana memilih s7slot untuk bertahan di posisi Tengah gawang. Menurut catatan yang dilansir dari CNN Indonesia, gol yang disarangkan oleh Bruno Fernandes tersebut membuat MU setelah mendapatkan total 32 penalti dari seluruh kompetisi sejak awal musim lalu digelar. Jumlah tersebut adalah yang terbanyak Apabila dibandingkan dengan ilmu lainnya yang ada di 5 Liga elite Eropa.

Dari total 32 buah penalti yang didapatkan oleh Manchester United, mereka dapat menggelontorkan 27. Catatan 27 gol yang didapatkan lewat penalti pun merupakan yang paling banyak dibandingkan dengan klub-klub lainnya yang ada di Liga elite Eropa. Kemenangan meyakinkan MU membuat mereka sekarang ini mulai layak diperhitungkan oleh haji dalam perburuan gelar Liga Inggris pada musim ini.

Sekarang ini mencari yang lain ada di posisi ketiga klasemen sementara dengan Raihan nilai 26 poin yang artinya Tertinggal lima angka saja dari Liverpool yang berada di posisi puncak Klasemen. Akan tetapi Manchester United masih memiliki 1 sisa laga lagi lebih banyak sehingga mereka memiliki peluang untuk memangkas  Point Jadi dua angka.

Manchester United akan menghadapi Pak kalian bisa dikatakan kita gerak pada akhir tahun ini karena mereka akan berduet melawan Leicester City pada tanggal 26 Desember 2020 besok disusul dengan laga melawan wolverhampton pada tanggal 29 Desember 2020.kemudian yang terakhir mereka akan menghadapi Aston Villa pada tanggal 1 Januari 2021 mendatang.

  • MU ‘Dipersilakan’ Bicara Soal Liga Inggris 

Dengan demikian Manchester United yang sebelumnya di terpal dengan caci-maki yang bertubi-tubi pada awal musim nampaknya memiliki titik terang untuk bicarakan peluangnya menjadi juara liga Inggris. Mereka sukses menumbangkan Leeds United dan ini menjadi potensi terbaik yang dapat ditampilkan oleh mereka pada Lapangan.

Kemampuan Serangan yang sangat cepat, pengertian antar para pemain dalam mencari ruang dan juga gol-gol yang memiliki skema serangan rencana tersaji dengan sangat indah di Stadion Old Trafford. Manchester United dapat tersenyum tak cuma karena mereka berhasil membawa kemenangan tapi juga karena Bagaimana cara mereka menang. Dengan tambahan tiga poin maka Manchester United sekarang ini mengoleksi 26 poin di taman dan seiring dengan hasil buruk yang didapatkan oleh beberapa tim papan atas maka Manchester United sekarang ini melesat ke posisi ketiga klasemen sementara Liga Inggris. Situasi sekarang ini tentu saja dapat disambut dengan penuh sukacita oleh MU dan juga para pendukungnya. Demikian juga dengan nama Ole Gunnar Solskjaer yang pahalanya terus dilakukan dan juga diremehkan. Untuk momen sekarang ini, Solksjaer,berapa tertawa dengan lepas dan bahagia karena dirinya telah kembali lagi ke jalur yang benar. Sekarang ini dirinya unggul atas manajer manajer yang lainnya seperti sebut saja Carlo Ancelotti dan juga Jose Mourinho yang dianggap jauh lebih berpengalaman.

Milan Akan Lawan Juventus: Tes Rossoneri Pantas Jadi Juara?

AC Milan sekarang ini bisa dkatakan dalam kondisi yang sangat hebat di musim ini. Akan tetapi melihat bagaimana klasemen, sejatinya mereka tak benar-benar Dalam kondisi yang nyaman di Puncak. Dual mereka melawan Juventus bisa menjadi ujian yang berat dan menguji kelayakan mereka di Liga Italia.

Uji Kelayakan AC Milan di Liga Italia Lawan Juventus

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa AC Milan sudah menjalani 15 laga awal Liga Italia pada musim ini dengan catatan 11 buah kemenangan dan 4 Hasil imbang. Hal tersebut kemudian menempatkan nilai-nilai sebagai pemuncak dari klasemen contoh soal Raihan 37 poin.

Akan tetapi sayangnya catatan yang spektakuler tersebut tak sepenuhnya membuat AC Milan dapat bernafas dengan lega sebagai pemuncak klasemen karena dengan status yang tak terkalahkan itu, AC Milan cuma unggul satu poin saja atas Inter Milan yang sekarang berada di posisi kedua klasemen. Hal tersebut artinya adalah A 9 sama sekali tak boleh lengah pada tiap laga yang mereka mainkan termasuk juga ketika mereka melawan Juventus, besok pada hari Kamis (7/1)  Waktu Indonesia.

Hasil imbang atau kalah bisa membuat Milan sangat rentan tergusur oleh Inter Milan yang akan menghadapi Sampdoria lebih dulu pada laga tengah pekan ini. Dan bisa dikatakan bahwa menghadapi Juventus bukanlah perkara yang mudah untuk Milan. Walaupun sekarang ini mereka tempuh pada posisi kelima, Juventus tetap saja menjadi tim yang hadir dengan mental dan juga pematangan yang sangat tinggi. Juventus juga sudah menjadi penguasa Italia dalam satu dekade terakhir ini.

Dalam rekor pertemuan nya Milan juga bisa dikatakan inferior kepada beberapa laga terakhirnya sebelum pada akhirnya mereka bisa menang atas Juventus dengan skor ini cukup baik yaitu 4-2 di penghujung musim lalu. Performa yang apik itulah yang mesti bisa ditampilkan oleh Milan lagi pada laga kali ini.

Rossoneri  sudah membuktikan bahwa merang tak sepenuhnya bergantung pada zlatanibrahimovic. Mereka tetap mengalirkan Gul Gul dari kaki-kaki para pemain AC Milan yang lainnya selain Ibrahimovic yang sekarang ini terkapar karena sedang mengalami cedera. Pemain-pemain yang menjadi mesin mesin pencetak gol selain Ibrahimovic, seperti misalnya  Rafael leao, Ante rebic, Theo Hernandez, sampai dengan Franck Kessie. 

Mereka bisa melewati Juventus dengan catatan yang bagus dalam artian mereka bisa menang maka AC Milan dapat berbicara lebih keras lagi tentang peluang meraih scudetto terus ini. Hal ini dikarenakan sebelumnya Milan juga telah mengantongi kemenangan atas musuh musuhnya dalam perburuan scudetto seperti Napoli dan Inter Milan. Terakhir kali Milan meraih scudetto pada tahun 2010/2011 sebelum pada akhirnya Juventus jadi juara dalam 9 musim berturut-turut.

Buktikan Rossoneri Layak atau Tidak Jadi Juara 

Seperti yang telah diberitakan bahwa AC Milan yang sekarang ini Tengah berada di puncak Klasemen Liga Italia bakal bertemu dengan sang juara bertahan yang sekarang menghuni peringkat kelima yakni Juventus. Kemenangan slot games dalam laga AC Milan melawan Juventus bakal menghubungkan posisi dari Gianluigi donnarumma dan kawan-kawannya pada peringkat teratas klasemen Liga Italia akan tetapi hasil seri apalagi kalau kalah dapat membuat Rossoneri bisa terbesar dari posisi pemimpin klasemen sementara. Dan seperti yang telah disebutkan bahwa saat ini lah mempunyai point 37 yang artinya cuma unggul satu poin saja dari Inter Milan ia angin nanti malam bakal menghadapi Sampdoria.

Kabar Arsenal Taklukkan Molde Sampai Milan Harus Mau Imbang Lawan Lille

Arsenal akhirnya berhasil memetik kemenangan yang sangat meyakinkan pada fase grup Liga Eropa 2020-2021 dengan meraih keunggulan 3-0 atas Molde. Sementara itu sayang sekali AC Milan harus puas aja dengan hasil seri 1-1 di kandang Lille. Kabar Ini bakal menjadi fokus kita dalam highlight hari ini.

Arsenal Berhasil Tekuk Molde Dengan 3-0

The Gunners, yang bermain di kandang lawan tepatnya di Aker Stadion, Norwegia, memulai pertandingan dengan formasi 4-4-2. Tugas untuk mencetak gol pasalnya dibebankan pada Alexandre lacazette, dan juga Eddy Nketiah. Di dalam daftar line up, bahkan tidak ada nama Aubemeyang. Banyak pemain lapis kedua yang tampil dalam ajang tersebut.

Permainan togel singapore akhirnya berjalan imbang tanpa dominasi dan juga penguasaan bola dari salah satu pihak dan pada saat itu bisa dikatakan bahwa penguasaan bola 50:50. Jual beli serangan juga pasangnya dilakukan kedua Tim pada babak pertama yang pada saat itu membuat Arsenal mendominasi tembakan ke arah gawang dan Molde melakukan pelanggaran. Tapi sayang sekali babak pertama berakhir imbang tanpa ada satu gol pun yang tercipta.

Kemudian masuk ke menit ke-50, Nicolas Pepe akhirnya beraksi melalui tendangan keras kaki kirinya dari sisi kanan kotak penalti. Kemudian bola Menghujam Sisi kiri atas gawang Andreas Linde dan akhirnya The Gunners berhasil mencetak gol dan skor berubah menjadi 1-0. Dan hanya berselang 5 menit aja akhirnya Arsenal berhasil untuk menggadakan skor mereka. Kali ini yang berhasil mencetak gol adalah Reiss Nelson yang dikirimi sebuah umpan silang ke tengah dan akhirnya disambut dengan kakinya persis di depan gawang.

Akhirnya Arsenal semakin nyaman saja untuk mengendalikan permainan. Lacazette pasalnya sempat membahayakan gawang milik Molde dengan melakukan sepakan tapi masih bisa dibendung oleh penjaga gawang, Linde. Selanjutnya gol baru tiba lagi menjelang akhir pertandingan. Emile Smith Rowe memberikan umpan kepada  folarin balogun yang memberikannya dengan tendangan kaki kanan dari tengah kotak penalti dan akhirnya Arsenal berhasil memimpin laga dengan skor 3-0.  Akhirnya tidak ada gol yang tercipta lagi sampai dengan peluit berbunyi yang menandakan pertandingan sudah selesai.

Dengan kemenangan ini Lah akhirnya Arsenal bisa menduduki Puncak grup B dengan mengoleksi sebanyak 12 poin hasil empat kemenangan yang mereka jalani dari 4 buah pertandingan. Dengan dua laga grup ia masih tersisa maka Arsenal dipastikan bakal lolos fase grup.

AC Milan Harus Mau Berakhir Seri Lawan Lille

Namun sayangnya nasib yang baik yang didapatkan oleh Arsenal tidaklah didapatkan oleh AC Milan yang hanya bisa meraih 1 poin saja di kandang Lille OSC, Prancis. Walaupun mereka bisa dikatakan menguasai jalannya pertandingan dengan 58:42,  mereka sayang sekali kalah dalam hal agresivitas untuk melakukan percobaan mencetak gol yaitu 4 kali percobaan dengan satu yang tepat sasaran dan juga menjadi gol. 

Nampaknya ketidak hadiran dari Zlatan Ibrahimovic selaku striker gaek, dikarenakan mengalami cedera berpengaruh banyak pada serangan serangan yang dilakukan oleh Milan. Sementara itu Lille mencoba untuk memberondong gawang milik AC Milan dengan 13 kali upaya dan 3 di antaranya mengarah tepat ke gawang.

Setelah melalui babak pertama tanpa adanya gol,  AC Milan masih mencoba untuk bangkit dari dominasi serbuan pemain-pemain Lille. Dan tidak percuma bahwa laga yang baru saja berjalan 1 menit, Samu Castillejo Akhirnya bisa membobol gawang Lille setelah serangan balik pelatihan mana digagas Ante Rebic.

Kemudian Lille berusaha untuk mengejar ketertinggalannya dan mereka berhasil menemui celah pada menit ke-65. Jonathan Bamba berhasil membobol gawang AC Milan dengan memanfaatkan assist dari Jonathan David dengan cara mengarahkan bola ke pojok kanan bawah penjaga gawang.

Jadi Anak Michael Jordan: Bawa Beban Berat

Tak banyak anak yang mampu mengikuti jejak sukses orang tuanya. Hal ini juga berlaku di dunia olahraga. Pemain sepak bola, pemain basket, dan lainnya, memiliki anak namun belum tentu anak-anaknya itu bisa menjadi penerus kesuksesannya. Tak banyak anak lelaki yang bisa sukses mengikuti jejak ayahnya. Dan salah satu contoh kasus nyata yang ada di dunia adalah Jeffrey dan Marcus, putera Michael Jordan, yang gagal masuk NBA.

Putera Michael Jordan Gagal Masuk NBA

Jordan sering sekali dianggap sebagai pemain bola basket paling hebat sepanjang masa, baik itu di NBA dan dunia. Sejauh ini sudah enam gelar cincin NBA yang ia dapatkan, ditambah lagi dengan enam kali MVP Final NBA, dan lima kali gelar MVP NBA. Tak Cuma itu saja, medali emas Olimpiade pun sudah ia dapatkan dan itu adalah sejumlah prestasi luar biasa yang pernah dicapainya bandar darat.

Bahkan sampai dengan usia pensiunnya, namanya masih saja sering dibicarakan oleh pecinta NBA dan olahraga bola basket seluruh dunia. Saat ini Jordan sibuk menjadi pebisnis yang juga sukses dengan salah satunya menjadi pemiliki dari klub NBA, Charlotte Hornets.

Namun sayangnya, kesuksesan yang diraihnya itu tak mampu diikuti oleh kedua putranya. Bahkan kedua putranya itu, Marcus dan Jeffrey gagal mencicipi arena NBA walaupun mereka juga memiliki karir sebagai atlet bola basket seperti ayahnya.

Karir Marcus dan Jeffrey dalam Dunia Bola Basket

Jeffery Michael Jordan lahir apda tanggal 18 November 1988 dan menjadi anak tertua Jordan. Jeffrey pasalnya bermain di NCAA bersama dengan dua tim universutas, yaitu University of Illionis di tahun 2007 an sampai dengan 2010 dan yang kedua di University of Central Florida (UFC) di tahun 2010 sampai dengan 2012. Jeffrey pasalnya gagal masuk ke draf NBA di tahun 2012.

Ia juga tercatat sebagai pemain undrafted. Sebagai catatan, pemain undrafted adalah pemain amatir dan berstatus free agent. Akan tetapi, tak ada klub NBA yang mana tertarik merekrut Jeffrey.

Setelah itu, Marcus Michael Jordan. Ia juga berstatus sebagai pemain UFC di tahun 2009 sampai dengan tahun 2012. Marcus berposisi sebagai shooting guard. Namun sayang sekali, ia yang lebih muda 2 tahun saja daripada Jeffrey pun tak bisa menembus kompetisi NBA.

Jeffrey dan juga Marcus ini pasalnya terbilang beruntung mempunyai sang ayah yang mana tak lain adalah bintang basket dunia. Pasalnya, walaupun memiliki naluri kompetitif sebagai atlet dan pribadinya, Jordan tak pernah memaksakan kedua putranya itu untuk mengikuti jejaknya di ranah NBA. Padahal, sebagai pemilik Charlotte Hornets sejak tahun 2006, bisa saja Jordan memasukkan kedua putranya itu.

“Kalian (Jeffrey dan Marcus), punya beban berat. Bahkan saya tidak mau menjadi kalian, karena harapan besar yang harus kalian hadapi. Namun saya akan membiarkan kalian mengambil keputusan dan memutuskan jalan terbaik kalian,” kata Jordan pada kedua anaknya saat memasuki Hall of Fame di tahun 2009.

Memang beban kedua anaknya sangat berat mengingat ayahnya yang jadi seorang bintang dan mampu memberikan ‘warisan’ pada dunia. Sangat mudah untuk mengenali dan mencintai Jordan. Penampilan luar biasa dan juga kemampuan mendominasinya di lapangan smapai dengan kemampuan berbisnisnya di luar lapangan setelah msa pension nampaknya menjadikannya atlet, pebisnis dan ayah yang tak mudah dikalahkan bahkan oleh putera-puteranya.

Bayern Munchen Tertarik dengan Pochettino Untuk Musim Depan

Bayern Munchen merupakan salah satu klub kesebelasan sepak bola yang dikabarkan juga tertarik dengan Mauricio Pochettino.Klub kesebelasan ini tertarik untuk memakai jasa Pochettino sebagai pelatih pada musim yang mendatang.Ketertarikan ini disebut karena pihak direksi kesebelasan ini tidak puas dengan hasil pelatihan yang diberikan oleh NikoKovac.

PocettinoMempuyai Kompetensi Yang Tepat

NikoKovac merupakan pelatih kesebelasan Bayern Munchen yang baru ditunjuk pada awal musim 2018/2019.Meskipun baru bergabung sebagai pelatih di kesebelasan ini, Niko dianggap tidak dapat memberikan capain yang memuaskan.Performa pelatih berusia 46 tahun ini dinilai gagal karena tidak memberikan perolehan yang bagus untuk Bayern Munchen.

Kesebelasan yang berjuluk Die Rotten ini tidak tampil secara konsisten pada musim pertandingan 2018/2019. Kegagalan Bayern dalam Liga Champions merupakan salah satu kesalahan yang ditorehkan dalam perjalanan Niko sebagai pelatih di Bayern.Hal tersebut membuat pihak direksi tertarik untuk mencari pengganti Niko.

Keraguan terhadap pelatih kesebelasan ini juga diungkapkan oleh CEO Bayern Munchen, Karl-Heinz Rummenigge. Petinggi Bayern ini menyatakan tidak dapat memberikan jaminan kepada NikoKovac di masa depan. Dirinya juga mengungkapkan jika Niko harus selalu siap untuk berpindah dari Bayern dalam waktu kapan pun, bergantung dari torehan prestasi yang diberikan kepada klub kesebelasan ini.

Ketertarikan Bayern Munchen terhadap Mauricio Pochettino merupakan salah satu hasil dari torehan kegagalan yang diperoleh pelatih NikoKovac. Setelah gagal bermain dalam Liga Champions, Bayern berencana untuk memperkuat tim kesebelasan yang dimilikinya. Salah satunya yaitu dengan pergantian pelatih yang dianggap lebih berkualitas.

Prestasi dan kualitas yang dimiliki oleh Pochettino menjadikannya sebagai salah satu pelatih bursa togel terpercaya yang menjadi incaran beberapa klub di Eropa. Reputasi bagus ditorehkan Pochettino dalam melatih di tim kesebelasan Espanyol, Southampton, dan Tottenham Hotspur. Meskipun dari ketiga tim ini masih belum dapat meraih gelar juara, namun Pochettino telah berhasil membawa timnya menuju level yang lebih tinggi. Sehingga permainan yang didapatkan oleh tim asuhannya menjadi lebih kompetitif dan mengantarkan beberapa bintang dalam dunia sepak bola.

Proyek Besar Bayern

Kegagalan Bayern Munchen dalam mendapatkan pertandingan di Liga Champions membuat kesebelasan ini perlu melakukan beragam evaluasi. Hal tersebut dilakukan untuk memperkuat tim pada pertandingan yang ada di musim depan. Dari evaluasi tersebut, klub sepak bola ini berupaya untuk memperkuat tim kesebelasan yang ada dengan penambahan pemain yang dianggap berkualitas.

Untuk memulai membangun skuat barunya, Bayern dikabarkan telah membeli tiga pemain baru untuk memperkuat pertahanannya.Pemain tersebut yaitu BanjaminPavard, Lucas Hernandez dan Jan Fiete-Arp. Ketiga pemain yang dibeli oleh Bayern ini akan mulai bergabung untuk membela kesebelasan ini pada awal musim 2019/2020 mendatang.

Selain itu, dikabarkan jika dalam upaya untuk memperbaiki kualitas yang ada, BayernMunchen tidak hanya membeli pemain saja.Disebutkan bahwa kesebelasan ini juga memutuskan untuk mengganti pelatih. Salah satu nama pelatih yang digadang akan turut serta dalam memperbaiki kualitas tim kesebelasan ini yaitu Pochettino.

Pochettino turut serta dalam daftar nama pelatih yang akan menggantikan posisi NikoKuvac pada musim depan. Ketertarikan Bayern kepada pelatih ini dilihat dari reputasi Pochettino yang bagus.Meskipun hingga sekarang pelatih ini belum dapat mengantarkan klub yang asuhannya hingga mencapai juara dalam pertandingan, tetapi pelatih ini berhasil membuat daya kompetitif klub menjadi lebih baik.

Cristiano Ronaldo Memberikan Dampak Besar Bagi Juventus

Tidak peduli bermain di Manchester United, bermain di Spanyol dengan Real Madrid hingga sekarang berada di Italia dengan Juventus, Cristiano Ronaldo akan selalu mencetak gol dan akan selalu menjadi bintang bersinar di lapangan meski kini sudah tak muda lagi. Bahkan Juventus pun juga turut mendapatkan pujian karena dinilai merekrut Ronaldo di waktu yang tepat dan mungkin Juventus tidak mendapatkan hasil yang sama jika dia bergabung sejak lama.

Juventus Dianggap Rekrut Cristiano Ronaldo di Waktu yang Tepat

Banyak sekali pihak yang mengatakan jika Juventus mendatangkan Cristiano Ronaldo di saat yang tepat bahkan banyak pula yang membayangkan akan seperti apa jadinya Bianconeri jika sudah merekrut Ronaldo minimal sudah sejak lama. Musim ini, bursa transfer pun menjadi heboh karena Ronaldo pindah dari tim yang sudah sekitar 5 tahun lebih dibelanya yaitu Real Madrid dan langsung pindah menuju Italia dengan sang juara bertahan peraih scudetto, Juventus dengan harga fantastis.

Si Nyonya Tua harus mengeluarkan harga yang sangat besar yaitu 100 juta euro hanya untuk mendatangkan pemain yang berasal dari Portugal ini dan berhasil. Meski sang mega bintang berusia sudah 33 tahun dan tidak mudah lagi, namun siapa sangka jika dirinya masih mampu untuk memperlihatkan dan menunjukkan kualitas skill yang dia miliki di lapangan meski harus beradaptasi dengan gaya permainan Italia untuk kali pertama. Buktinya, sekarang dia sudah mencetak 7 gol.

Memang sempat butuh sedikit waktu penyesuaian dan tidak bisa mencetak gol di pertandingan-pertandingan judi bola online awal, namun tidak butuh waktu lama untuk menjadi Cristiano Ronaldo yang produktif seperti yang dikenal masyarakat. Karenanya, Juventus dianggap merekrut di waktu yang terbaik. Setelah selalu sukses dengan tim yang dibelanya seperti Manchester United dan Real Madrid, kini dirinya pun mampu membuat Juventus berbangga hati dan semakin banyak para penggemarnya.

Marcello Lippi yang pernah menjadi pelatih di Juventus untuk dua periode tahun yang berbeda yaitu 1994-1999 dan juga 2001-2004 namun dia mengatakan jika Ronaldo memberikan dampak yang sangat berbeda pada Juventus jika dia sudah didatangkan sejak lama. Seperti yang dilansir Corriere Dello Sport, Lippi mengatakan jika Ronaldo sudah bergabung dengan Juventus 3 tahun yang lalu, maka dampaknya tidak akan terlalu besar seperti sekarang namun kini dia sudah sangat matang.

Cristiano Ronaldo Pemimpin Juventus yang Baru Menurut Matuidi

Bahkan kini, Cristiano Ronaldo langsung menjadi seorang teladan yang baru bahkan dianggap sebagai pemimpin Juventus meskipun bukan dia kaptennya. Kata-kata seperti ini justru dilontarkan oleh Blaise Matuidi yang merupakan rekan setimnya. Matuidi pun merasa sangat terkesan dan kagum melihat latihan Ronaldo karena porsi latihannya bahkan melampaui porsi latihan yang dilakukan oleh pemain yang lebih muda dari dirinya. Matuidi merasa bahwa dia menjadi contoh baik.

Seperti yang dilansir oleh RMC Sport, Matuidi mengatakan jika semua pemain merasa sangat letih dan capek setelah mereka bertanding di Liga Champions menghadapi Manchester United. Namun Ronaldo berbeda karena Matuidi masih melihat bahwa dirinya selalu bekerja dengan keras sejak bergabung ke Juventus. Dia mengaku jika Ronaldo memberikan dan melakukan hal yang lebih dibandingkan dengan siapapun bahkan Ronaldo juga mengatakan hal yang sama pada dirinya.

Karenanya, Matuidi mengatakan jika Cristiano Ronaldo di usianya yang sekarang sudah dapat menjadi sebuah contoh yang sangat baik untuk yang lainnya. Bahkan Matuidi pun menilai jika Ronaldo bisa melakukan semuanya bahkan ketika pemain yang lain tidak dapat melakukan apapun untuk bisa meningkatkan kualitas permainan tim. Tidak heran jika Ronaldo dianggap sebagai pemimpin dan Juventus menjadi lebih kuat lagi bersama dengannya.

Kecewa Wales Gagal Masuk PD, Ashley Williams Pensiun

Bagi setiap pemain sepakbola, tentu salah satu alasan kenapa mereka terus bertahan dan bekerja keras dalam karirnya adalah karena keinginannya untuk bisa mengikuti perhelatan akbar, Piala Dunia. Namun apa jadinya ketika Timnas ternyata tidak lolos mengikuti PD, tentu saja perasaan kecewa akan hadir. Begitulah yang sedang dirasakan oleh Ashley Williams. Dia kecewa berat karena negaranya, Wales tidak lolos masuk kualifikasi Piala Dunia. Ini membuatnya untuk memutuskan pensiun.

Kecewa Tidak Lolos Piala Dunia

Ashley Williams mengakui jika dirinya telah mempertimbangkan untuk pensiun dari sepakbola internasional setelah kegagalan Wales untuk lolos ke Piala Dunia. Ini merupakan kekecewaan yang sangat berat. Ekspresinya juga tidak menutupi akan rasa kekecewaannya. Bagaimanapun, semua tergantung dari keputusan Williams. Apakah dia akan bertahan atau pergi sesuai dengan apa yang dikatakannya.

Seperti diberitakan jika Wales finis ketiga di Grup D di belakang negara yang lolos babak kualifikasi yakni Serbia dan Republik Irlandia, yang mengalahkan mereka 1-0 di Cardiff pada bulan Oktober lalu. Impian mereka pun telah sirna.Williams, bek berusia 33 tahun itu mengakui patah hati atau kecewa akibat kekalahan itu.Inilah yang membuat dirinya mempertimbangkan masa depannya dengan Wales.

“Itu sangat mengecewakan kehilangan Piala Dunia, (sehingga) saya harus berpikir untuk pensiun,” kata Williams.Dia juga melanjutkan sebenarnya dia tidak ingin pensiun, tetapi rasa kekecewaanya sangat besar.Dia mengungkapkan; “Saya berbicara kepada orang-orang terdekat saya, saya tidak ingin pensiun atau hal seperti itu.Tapi saya merasa itu adalah sesuatu yang seharusnya saya pikirkan dan lihat tentang klub dimana saya berada, sepakbola internasional dan kehidupan secara umum.

Williams mengakui dia tidak bisa menahan rasa kecewanya. “Aku memang memikirkan itu, tetapi kemudian aku memutuskan aku ingin tetap melakukannya.”Sehingga keputusan untuk pensiun ini begitu berat baik dari sisi karir maupun perasaannya. Tentu saja, dia juga seharusnya memahami tentang apa yang menyebabkan Wales tidak lolos dan mungkin di PD berikutnya Wales baru bisa lolos.

Ingin Bermain Lebih Baik

Walaupun ingin pensiun dari karir internasional, bukan berarti Williams akan berhenti begitu saja. Williams siap untuk memenangkan cap ke-77 melawan Cina pada hari Kamis bersama dengan pertandingan pertama dari manajer baru Ryan Giggs yang bertanggung jawab setelah menggantikan Chris Coleman. Kapten Wales itu bertemu dengan manajer baru Giggs dan staf kepelatihannya awal bulan ini, sehari setelah dia dan klubnya Everton, dikalahkan oleh Burnley.

Dia belum bermain sejak itu karena terkena suspensi dan memanfaatkan kesempatan untuk ambil bagian dalam turnamen togel singapura empat tim di Nanning, dimana termasuk juga Republik Ceko dan Uruguay. Dia mengatakan; “Pelatih (Giggs) ingin mengetahui pemikiran saya tentang hal-hal tertentu dan mengatakan kepada saya pandangannya untuk maju.”Dia melanjutkan; “Jadi itu adalah hal penting yang harus dilakukan sebelum kamp, ​​untuk membantu pelatih.”

Menurut Williams, sebagai seorang kapten dia memiliki tugas untuk bekerja bersama antara pelatih baru dan semua pemain. Dia katakan; “Sebagai kapten, kurasa tugasku adalah membantu merajut itu bersama.Ini adalah awal yang baru dan kami ingin melakukan itu dengan permainan terbaik dan potensi penuh kami.” Dia melanjutkan; “Kami telah menegaskan kami ingin memenangkan turnamen ini dan, sekuat lawan, kapan lagi Anda bisa memainkan turnamen internasional tanpa begitu banyak tim dan dengan kesempatan untuk memenangkan satu piala? Ini akan tetap menggembirakan bagi Wales.

Preview Espanyol V Barcelona: Target Rekor Tim Ernesto Valverde

Barcelona memiliki kesempatan untuk memecahkan rekor klub pada hari Minggu saat mereka menghadapi rival sekotanya, Espanyol untuk ketiga kalinya hanya dalam waktu dua minggu. Jika pemimpin La Liga tersebut mampu menghindari kekalahan di Stadion RCDE, ini akan memperpanjang gelar tak terkalahkan mereka ke musim liga menjadi 22 pertandingan.

Terbaik dari Sejarah Klub

Rekor tersebut akan menjadi yang terbaik dalam sejarah klub, dan mengantarkan mereka ke dalam 10 pertandingan untuk menyamakan rekor nasional, yang ditetapkan oleh Real Sociedad pada 1979-1980. Hal ini juga diakui oleh sang manager. Ernesto Valverde yang mengambil alih musim panas lalu, dalam sebuah konferensi pers, mengatakan; “Ini adalah statistik yang bagus dan ini positif bagi kami.”

Dia melanjutkan; “Itu berarti kita dalam keadaan baik, meski berkaitan dengan apa yang saya rasakan saat ini, hal itu tidak memberi tahu saya apa-apa.Kita akan lihat setelah pertandingan besok.” Dengan selisih 14 tempat dan 33 poin antara klub-klub di La Liga, Barca akan menyukai peluang mereka karena mereka tidak hanya menetapkan tonggak klub baru tapi juga dapat memenangkan kemenangan liga ke-19 dalam kampanye tersebut.

Namun, mereka tahu dari pengalaman terakhir, ancaman diberikan oleh tetangga mereka. Saat itu Espanyol telah berhasil mengalahkan Barca 1-0 di leg pertama perempat final Copa del Rey bulan lalu. Ini membuat Barca tidak boleh lengah.Espanyol tidak bisa diremehkan begitu saja begitu juga saat pertandingan nanti.Namun, Barca memiliki perasaan yang positif untuk pertandingan togel hongkong kali ini.

Kekalahan Barca atas Espanyol tersebut telah mengakhiri pertandingan tak terkalahkan Barca sebanyak 29 pertandingan di semua kompetisi dan kali ini anak asuh Valverde berhasil membalikkan kerugian di leg kedua untuk lolos ke semifinal. Bisa dipastikan Barca akan memperkuat diri untuk menghadapi permainan yang sulit lagi pada hari Minggu (4/2).

Harapan Valverde Penggemar Tetap Sportif

Barca juga bisa membayangkan suasana yang mengintimidasi dan mengancam di kandang lawan mereka, dengan ketegangan semakin meningkat lagi selama dua pertandingan, namun Valverde tidak terlalu memperhatikannya.Dia mengatakan; “Banyak kegaduhan dibuat tentang banyak hal, dan kemudian penggemarnya normal”.

“Mereka mengatakan hal yang sama tentang Atletico dan Real Madrid, alasan di mana atmosfir yang sangat bermusuhan diharapkan, sama seperti leg pertama melawan Espanyol. Namun, di luar ketegangan persaingan, itu adalah permainan yang normal dan saya mengharapkan hal yang sama (besok).” Dia menambahkan; “Pertandingan akan sulit karena lawan kami dan karena itu derby, bukan karena hal lain. Permainan ini spesial dan Anda juga bermain sedikit dengan hati juga.”

Di luar itu, pemain Barca dengan harga tandatangan yang besar, Ousmane Dembele terlihat kembali berlatih setelah cedera namun pertandingan Minggu melawan Espanyol dikatakan terlalu cepat baginya, sementara Andre Gomes dan Thomas Vermaelen juga masih absen. Ini bisa menjadi pertandingan yang sulit. Ini berbeda dengan apa yang dimiliki oleh Espanyol.

Pelatih Espanyol, Quique Sanchez Flores bisa memulai debut Carlos Sanchez setelah menandatangani gelandang Kolombia tersebut dengan status pinjaman dari Fiorentina.Dia adalah pendatang utama saat Espanyol ingin segera mengakhiri tiga kekalahan beruntun sejak menggulingkan Barca di leg pertama cup.

“Untuk menang, kami harus bermain bagus sejak awal dan sangat fokus,” kata striker Gerard Moreno dalam sebuah konferensi pers. “Kami harus mengulangi apa yang kami lakukan di pertandingan piala di mana kami bertahan dengan baik dan tidak membiarkan mereka memiliki banyak peluang, kami berusaha untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dan untuk memperbaiki diri.”

Adanya Rasisme di Dunia Sepakbola: Sterling Jadi Korban dari Tindak Pidana Kebencian

Penyerang Atletico Madrid, Antonie Griuezman, meminta maaf atas selorohnya yang sudah dianggap sangat rasis. Sementara itu di Inggris, polisi sedang menyelidiki tentang kebencian yang mana dilaporkan diderita oleh penyerang MU, Raheem Sterling.

Griezmann Dianggap Rasis

Penyerang dari klub Atletico Madrid dan juga Tim Nasional Prancis,  Antoine Griezmann, akhirnya meminta maaf kepada seluruh warga masyarakat di dunia. Permintaan maafnya disampaikan lantaran reaksi warganet soal tubuhnya yang dicat dengan warna hitam. Griezmann memposting foto dirinya yang mana tengah mengenakan kostum bola basket NBA All Stars dengan kulit tubuhnya yang dicat hitam. Seluruh anggota tubuhnya hitam mulai dari tangannya, lehernya, sampai dengan mukanya.

Namun belakangan ini, Griezmann sudah menghapus cuitannya itu dan menuliskan, “Tenang saja semuanya. Saya adalah fan dari Harlem Globetrotters. Dan ini adalah bentuk penghormatan saya.” Lali pada cuitan yang selanjutnya ia mengatakan permintaan maafnya. “Saya sendiri sadar ada hal yang tidak sensitif di sini tentang saya. Apabila saya menyinggung perasaan kalian, saya minta maaf.”

Tak Hanya Griezmann yang dikritik

Sebelum adanya insiden Griezmann yang terjadi pada hari Jumat, 15 Desember 2017 kemarin, pasalnya ada kejadian lainnya di mana The Bookmarkers Star Sports juga langsung mendapatkan kritikan.  Mereka juga mendapat kritikan karena hal yang sama.

Mengapa mereka juga dikritik? Alasannya adalah karena mereka mengunggah foto seorang pria yang berdandan seperti anggota parlemen Diane Abott. Pria tersebut dalam foto itu juga menghitamkan seluruh tubuhnya. Foto yang mana diunggah pada akun sosial media Bookmarkers itu diambil pada sebuah acara yakni kejuaraan dart dunia yang ada di PDC World Championship. Akan tetapi The Bookmarkers Star Sport belakangan ini juga meminta maaf atas hal tersebut.

Rasisme di Inggris

Sementara itu di Inggris, polisi setempat tengah menyelidiki adanya dugaan pidana kebencian berdasarkan ras yang mana diderita oleh Raheem Sterling, penyerang Manchester United. Sterling sendiri dilaporkan telah mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan. Ia dilecehkan dan juga diserang tepatnya pada hari Sabtu (16/12) saat dirinya tiba di tempat latihannya.

Kepolisian Manchester sendiri menyebutkan, “Seorang pria yang umurnya 23 tahun sudah menjadi korban pelecehan rasial dan juga diperparah dengan sebuah penyerangan raja poker yang terjadi di Clayton Lane.” Sejauh ini, pihak Manchester United masih belum mau mengeluarkan pernyataan apapun soal kasus ini.

Dilansir dari BBC Indonesia bahwa penyerangan yang terjadi pada waktu menjelang latihan tersebut adalah Sabtu pagi. Sterling diserang sebelum pertandingannya melawan Tottenham Hotspur. Di sana dilaporkan bahwa ada seorang pria yang tiba-tiba menyerangnya dengan kata-kata yang kasar dan sangat melecehkan. Tidak sampai di situ saja, pria yang tidak diketahui identitasnya itu malahan juga menendang kaki Sterling berkali-kali saat ia mencoba menanyakan pada pria itu sebenarnya ada masalah apa. Seluruh kejadian yang ada di sana saat itu berhasil terekam kamera CCTV.

Nampaknya kejadian rasisme dalam dunia olahraga terjad lagi setelah beberapa kejadian pernah dialami oleh beberapa pemain sepak bola sebelumnya. Bahkan beberapa waktu lalu suporter atau pendukung klub dari suatu klub terpaksa harus diberikan hukuman karena melakukan ujaran kebencian. Semua pihak tentunya berharap bahwa peristiwa seperti ini bisa semakin berkurang atau tidak terjadi sama sekali. Bahkan di dunia sepak bola seorang pemain harus menanggung beban dibully karena rasnya. Itu sangat tidak baik bagi dunia sepakbola.

Football Manager Tampilkan Pilihan Pemain Gay

Pro dan kontra tentang LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender) terus terjadi. Kini, secara resmi permainan sepakbola Football Manager telah mengeluarkan pilihan karakter pemain gay. Ya, Football Manager edisi tahun ini telah merilis pemain-pemain yang ada di dalamnya. Mereka memberikan opsi ‘Gay’ pada karakter pemainnya.

Alasan Diberikan Pilihan Pemain Gay

“Sebagian alasan kami kenapa memutuskan untuk melakukan ini karena adanya pemain (sepakbola) gay,” kata Miles Jacobson, direktur permainan Football Manager.Ia melanjutkan; “Kami tahu dari sejumlah (pemain) profesional ada pemain yang gay tapi merasa mereka tidak mau keluar (menampakkan diri).

“Saya merasa aneh bahwa itu masih menjadi masalah di sepak bola jadi kami memutuskan untuk mencoba dan menunjukkan bahwa orang-orang yang keluar (menampakkan diri) bukanlah masalah besar dan bisa menjadi hal yang positif.Saya hanya merasa gila bahwa pada tahun 2017 kita berada di dunia di mana orang tidak dapat menjadi diri mereka sendiri.”

Survei juga telah dilakukan dan mendapatkan sebanyak 82% responden (fans sepakbola) tidak memiliki masalah dengan pemain gay, namun 8% mengatakan mereka akan berhenti menonton tim mereka. Sedangkan bagi mereka yang tahu Football Manager, mereka menyebut pemain baru ini sebagai ‘newgens’.Tanpa mereka, simulasi tidak bisa berjalan.

Jacobson juga menuturkan jika semua orang tidak bisa menuntut semua pemain menjadi apa yang mereka inginkan. Pada kenyataannya, tidak sedikit jumlah pemain sepakbola yang sebenarnya seorang gay. Sehingga dipandang perlu untuk mengeluarkan atau menampakkan diri mereka di dunia virtual sehingga para pemain game Football Manager juga mengetahuinya.

Sejarah Kelam Pemain Bola Gay

Apa yang dikatakan Jacobson memang berdasar ketika mengatakan ada pemain bola online yang sebenarnya seorang gay. Buktinya, Thomas Hitzlsperger menjadi pria gay pertama yang pernah bermain di Liga Primer Inggris saat dia keluar pada 2014 – empat bulan setelah dia pensiun.Mantan gelandang Jerman, yang bermain untuk Aston Villa, Everton dan West Ham, mengatakan bahwa dia “tidak bisa membayangkan bermain sepak bola dan melakukan ini pada saat bersamaan”.

Mantan gelandang Leeds dan Amerika Serikat, Robbie Rogers tampil sebagai gay setahun sebelumnya. Dia juga memutuskan harus meninggalkan permainan, sebelum kembali ke sepakbola di MLS bersama LA Galaxy. Sebelum Rogers, ada yang pertama. Tragedi Justin Fashanu, yang melakukan aksi bunuh diri pada tahun 1998, delapan tahun setelah diketahui sebagai seorang gay.

Jacobson mengatakan bahwa, setelah mendapatkan saran dari kelompok anti-diskriminasi Kick it Out, dan dengan seksama memeriksa kasus pemain yang keluar ke dalam olahraga lain, mereka percaya bahwa mereka telah sampai pada skenario masa depan yang paling representatif. Ia mengatakan, “Ini akan menjadi: Baiklah, baiklah, mari kita lanjutkan. Semuanya akan berjalan normal, karena itulah yang telah kita lihat dan terjadi di tempat lain”.

“Ini bukan pesan yang setiap orang akan lihat dalam permainan mereka.Sangat jarang, tapi kami ingin hal itu dilihat sebagai hal yang positif. Kami juga harus mengambil beberapa nasehat hukum, karena di beberapa negara yang kurang berpikiran ke depan selain Inggris, masih ilegal untuk menjadi gay. Dalam kasus tersebut kami hanya menghormati undang-undang mereka.

Menurut Jacobson, menjadi seorang gay adalah hal yang benar-benar normal dalam hidup, dan itu adalah hal yang tepat untuk memasukkannya ke dalam sebuah permainan karena ini adalah sesuatu yang akan dilihat di masa depan. Ya, dia bisa berpendapat sesuai dengan apa yang ada di dalam benaknya, tapi nantinya akan dikembalikan pada respon penggemar permainan Football Manager.

Graham Taylor Diingatkan Tentang ‘Pelecehan’ Di Aston Villa

Mantan manajer Aston Villa, Graham Taylor diingatkan tentang adanya pelecehan pemain muda pada tahun 1980an sehingga penyelidikan FA terhadap pelecehan seksual tersebut juga diceritakan. Seorang korban mengatakan kepada Victoria Derbyshire bahwa dia disarankan untuk diam dan tidak memberi tahu polisi. Sebuah dokumen juga baru terkuak yang menunjukkan seorang pedofil, Ted Langford bekerja sebagai pemandu untuk Villa selama hampir dua tahun. Seorang juru bicara klub mengatakan pengamanan adalah hal yang “sangat penting”.

Terungkapnya Kisah Buram Masa Lalu

Langford, yang sekarang sudah meninggal, dihukum pada tahun 2007 atas pelecehan terhadap empat anak laki-laki, tiga di antaranya terkait dengan klub sepak bola Aston Villa. Tony Brien juga mengungkap pada program Derbyshire Victoria pada bulan Januari, bahwa dia sering disiksa oleh Langford saat bermain untuk tim muda lokal sejak usia 12 tahun.

Saat itu, Brien berusia 16 tahun dan telah menandatangani kontrak dengan Leicester City oleh manajer tim muda, Dave Richardson dan direkomendasikan oleh Langford, yang merupakan pandu paruh waktu untuk klub. Dua tahun kemudian, pada musim panas 1987, Richardson bergabung dengan Aston Villa sebagai asisten manajer dan Langford pindah bersamanya.

Pada musim itu, Brien mengatakan bahwa dia memutuskan untuk memanggil Richardson untuk memperingatkan dia tentang perilaku pandu tersebut. Brien, yang telah berusia 18 atau 19 tahun saat itu, mengklaim bahwa ia memiliki sejumlah percakapan dengan Richardson dan kemudian berbicara dengan manajer Graham Taylor, namun kemudian menunda perkara tuduhan judi bola tersebut.

Tangisan Tersedu-Sedu

Sebagai bukti lisan terhadap penyelidikan independen FA terhadap pelecehan seksual tersebut, dia berkata: “Mereka membuat saya enggan menghadap masa depan dan tidak pernah menawari saya kesempatan untuk pergi ke polisi atau semacamnya. Ia melanjutkan: “Saya pergi ke dapur di rumah ibu saya dan ibu saya berkata, ‘Baik-baik saja?’ Dan saya hanya berkata, ‘Mereka baru saja menyuruh saya untuk tutup mulut.’ Dan aku menangis tersedu-sedu.”

Dalam wawancara dengan Victoria Derbyshire, Brien menambahkan bahwa Taylor telah mengatakan kepadanya: “Begini, Anda adalah anak muda yang baru memulai sebuah game (pertandingan). Saya tahu Anda baru saja melakukan debut Anda. Bisakah Anda benar-benar berurusan dengan semua kata-kata kotor? Jadi saya sarankan Anda untuk tutup mulut.”

Brien bermain untuk Leicester City dan sejumlah klub liga lainnya. Dia tidak pernah bermain untuk Aston Villa. Pada bulan Desember 2016 dia pertama kali memberikan sebuah pernyataan polisi yang menguraikan tuduhan terhadap Langford dan tanggapan Aston Villa FC. Graham Taylor kemudian meninggal karena serangan jantung pada bulan Januari.

Tidak Akan Tutup Mulut

Dave Richardson mengatakan kepada program Victoria Derbyshire pada bulan Januari bahwa dia tidak dapat mengingat apakah ada pembicaraan dengan Tony Brien atau tidak dan dengan tegas membantah bahwa dia seharusnya memberi tahu pemain tersebut untuk tidak go public.

“Intinya adalah setelah dia menelepon saya, [Saya akan mengatakannya] ‘Kami mengatasinya, hal itu akan ditangani sedemikian rupa sehingga Anda tidak perlu khawatir’,” katanya di waktu.

Media sekarang memahami korban kedua pelecehan, telah berani untuk mengatakan bahwa dia juga mengajukan keluhan serupa tentang Langford pada akhir 1980an. Pengacaranya mengatakan bahwa dia dikunjungi oleh seseorang yang sekarang dipercaya sebagai Graham Taylor di rumahnya, dan seorang pria tak dikenal lainnya, yang menurutnya menghalangi dia untuk menanggapi masalah ini lebih jauh lagi.

“Mereka seharusnya berbuat lebih banyak untuk melindungi anak-anak yang menjadi tanggungjawab mereka,” kata Dino Nocivelli, pengacara Bolt Burdon Kemp. “Klien saya telah dikecewakan dan anak-anak lain telah disalahgunakan karena kurangnya tindakan dari staf Villa.”

Douglas Costa Gabung dengan Juventus Guna Juarai Liga Champions

Douglas Costa yang merupakan rekrutan anyar dari Juventus menyataan bahwa dirinya bergabung dengan klub raksasa Turin untuk memenangkan segalanya. Hal itu juga termasuk memenangkan trofi Liga Championship selagi juga tetap mendominasi di liga domestik.

Dedikasi Tinggi Costa bagi Juventus

Sang winger yang berasal dari Brazil ini bergabung dengan Il Bianconeri dengan status pinjaman dari Bayern Munich dengan opsi untuk mempermanenkannya pada musim panas tahun depan dengan harga 40 juta Euro atau setara dengan 610 milyar rupiah. “Saya merasa baik-baik saja. Anda berlatih dengan sangat keras di sini,” ungkapnya kepada salah satu majalh olahraga. “Saya baru saja mendapatkan kecepatan yang sama dengan teman-teman setim. Saya tahu saya masih sedikit tertinggal dengan yang lainnya namun saya harus mencapai level pemain yang lainnya. Tetapi saya akan berupaya keras untuk kembali ke performa terbaik saya,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan mengapa ia memilih Juventus. “Sebab dalam 3 tahun terakhir mereka telah memainkan 2 laga final Liga Champions. Menurut saya, mereka adalah tim dengan hasrat yang paling besar dan juga kesempatan besar untuk bisa menjuarai Liga Champions.”

“Saya juga ingin sekali bisa menjadi bagian dari sejarah dari klub besar ini. satu tahun sebelum Piala Dunia, saya tak bisa memilih klub yang lebih baik ketimbang Juventus. Saya ada di sini untuk memenangkan segalanya termasuk juga Liga Champions,” imbuhnya lebih lanjut dibumbui dengan harapannya.

Juventus saat ini masih juga mendominasi pada liga domestic dengan menjadi peraih Scudetto di 6 musm beruntun. Hal ini tentu saja dianggap oleh Costa sebuah pencapaian yang bagus, serupa dengan Bayern.

“Scudetto? Juve sama dengan Bayern. Ini merupakan sebuah klub yang sangat hebat dan semua orang pasti akan mengerahkan segala kemampuan dewa poker yang dimilikinya untuk mengalahkan kami. Di Italia mereka memainkan sepak bola dengan taktik yang sangat sempurna dan juga sangat sulit untuk menembus lini pertahanannya. Tentu akan membutuhkan kesabaran.”

Ia mempertegas, “Milan dan Inter sudah memperkuat diri dan skuat mereka, tapi Juve memiliki pemain-pemain yang tepat untuk menegaskan jati diri mereka.”

AC Milan Menyaingi Juve Perebutkan Keita Blade

Berita transferan Costa ke Juve bukanlah satu-satunya yang menjadi sorotan publik. Namun juga soal AC Milan yang dikabarkan bersedia untuk mengajukan tawaran anyar guna merekrut Keita Balde Diao dari Lazio yang mana sebelumnya sudah lebih dulu diperebutkan oleh Inter Milan dan juga Juventus pada bursa transfer ini.

Pada musim panas tahun ini, kontrak pemain tim nasional Senegai ini akan segera habis dengan klub ibu kota itu. dan ia juga sudah menyatakan keinginannya untuk tak memperpanjang kontrak tersebut. Keita sebenarnya telah mencapai kesepakatan secara personal dengan Juve, akan tetapi klub raksasa Turin tersebut tak bersedia untuk menebus dirinya dengan permintaan harga yang dipatok oleh Lazio dengan sangat tinggi yakni sebesar 30 juta Euro (457 milyar rupiah).

Claudio Lotitto, Presiden Il Biancocelesti, mengatakan bahwa tawaran pertama yang telah diberikan oleh Juventus bahkan tak ada setengan dari permintaan harga dari Lazio. Dan dilansir dari media olahrga, La Gazetta dello Sport, dikabarkan bahwa Lazio bersikeras tak akan menjual Keito ke Si Nyonya Tua sebelum Piala Super Italia yang mana akan melibatkan kedua klub itu pada tanggal 13 Agustus esok hari.

Manchester United Percaya Lukaku Membawa Keuntungan Besar Bagi Tim

Lewat akun resminya, Manchester United secara resmi mengumumkan telah mendatangkan pemain terbarunya yaitu Romelu Lukaku dari Everton.

Sang kapten yakin Lukaku akan membuat banyak gol

Michael Carrick sebagai kapten tim Setan Merah yakin bahwa kedatangan Romero Lukaku itu bisa menggantikan posisi penyerang setelah ditinggalkan Zlatan Ibrahimovic yang karena mengalami cedera ACL pada musim lalu.

Carrick juga menyatakan bahwa ia tidak ada sedikitpun keraguan terhadap Romelu Lukaku yang akan menjadi mesin pencetak gol utama Setan Merah untuk musim depan.  Ia menambahkan bahwa semua pemain dalam tim harus berusaha mencetak gol untuk meringankan beban rekannya. Namun tetap saja, Lukaku akan menjadi andalan utama dan akan sukses bersama MU.

United menebus Lukaku dengan harga 75 juta poundsterling pada musim panas dari Everton. Sepanjang gelaran terakhir, Lukaku sebagai penyerang telah mencetak 32 gol untuk negara dan klubnya. Mantan penyerang di rivalnya, Chelsea, Lukaku disebut akan mampu mengisi kekosongan lini penyerang setelah dilepasnya Zlatan Ibrahimovic.

Carrick juga percaya Lukaku bisa tampil cemerlang dan tanpa merasa terbebani untuk disebut sebagai penerus Ibra. Kepada Manchester Evening News, Carrick berkata bahwa Ia tau persis seperti apa Lukaku selama ini. Lukaku tidak akan mengubah gaya permainan ketika dia bermain di sini dan akan membuat banyak gol. Dan karena itulah ia didatangkan ke Old Traford, pungkas Carrick.

Legenda Manchester United: Lukaku adalah aset besar

Andy Cole yang merupakan salah satu pemain legenda Setan Merah juga yakin bahwa Romelu Lukaku akan berkontribusi besar dengan mencetak banyak gol sepanjang musim mendatang.

Legenda penyerang MU ini tidak ragu mengatakan Lukaku sebagai aset besar bagi tim. Lukaku yang kini berusia 24 tahun di musim sebelumnya telah berhasil mencetak 25 gol kepada Everton.

Di Old Trafford, alih-alih menggunakan nomer punggung 10 untuk menggantikan Rooney, Romelu Lukaku akan memakai jersey nomor 9 setelah diberi izin oleh Zlatan Ibrahimovic.

Kepada MUTV, Cole menjelaskan bahwa Lukaku togel hongkong telah membuktikan kualitasnya di liga primer. Sejak meninggalkan Chelsea di permulaan karirnya, Lukaku justru membuktikan kemampuannya dengan membuat banyak gol. Salah satunya ketika membela klub Everton. Cole berharap hal serupa akan terjadi ketika Lukaku memakai jersey Manchester United.

Saran Rooney untuk Lukaku agar cemerlang bersama Setan Merah

Setelah berjuang membela Manchester United selama 13 tahun, Wayne Rooney sebagai salah satu pemain andalan Setan Merah tentu sudah mengetahui semua seluk beluk timnya. Karena itulah Rooney tidak ragu untuk memberikan saran dan tips kepada penerusnya yaitu Romelu Lukaku.

Ketika Lukaku dibeli dari Everton, di saat yang sama pula Rooney keluar dari Old Trafford untuk kembali reuni dengan rekan setimnya bersama everton. Selama memakai jersey United, Rooney telah berhasil menjadi top scorer di klubnya dengan torehan 253 gol dan mendapat banyak gelar. Rooney yakin Lukaku akan bernasib sama apabila ia bisa melampaui ujian di Old Trafford, yaitu menghadapi ujian mental.

Menurut Rooney, bermain bersama tim Setan Merah adalah ujian mental. Kita harus punya mental kuat untuk mengatasi tantangan karena kita dituntut untuk bisa sukses. Ia menambahkan jika Lukaku mampu melakukannya, ditambah dengan kualitas dirinya, maka Lukaku akan Sukses.

Rooney juga bercerita bahwa United memiliki standar yang tinggi agar setiap pemain bisa sukses di klub. Standar tersebut merupakan warisan pelatih Sir Alex Ferguson yang harus tetap dijaga.

Pemain Bola Joe Thompson, Diagnosis Kanker Kedua Kalinya

Gelandang Rochdale Joe Thompson sudah pernah melawan kanker satu kali dan sekarang ia juga harus memerangi penyakit ini untuk kedua kalinya. Thompson mengatasi limfoma Hodgkin nodus sklerosis (tahap awal terjadi ketika kelenjar getah bening di leher menjadi membesar) setelah menjalani kemoterapi enam bulan sementara di Tranmere pada tahun 2014, namun penyakitnya kembali dan dia terpaksa berhenti bermain sepak bola pada bulan Maret.

Thompson Marah Saat Kanker Bersarang Lagi

Minggu ini, Thompson, 28, dirawat di Christie’s Hospital di Manchester untuk kemoterapi dan penggantian sel induk lebih lanjut. Ia mengatakan jika tepat sebelum Natal, ia menemukan adanya kanker yang bersarang kembali ke tubuhnya. Saat itu hari Kamis atau Jumat pagi dan ia akan mengikuti pelatihan. Ia berpikir ia akan mendapatkan kabar baik dari dokter sehingga ia menyiapkan diri untuk latihan. Tapi kemudian ia marah, benar-benar marah karena fakta menunjukkan hal yang berbeda.

Awalnya ia mendapat telepon dari manajer, Keith Hill. Sang manajer bertanya dimana dirinya. Thompson menjawab ada di tempat parkir mobil di rumah sakit dan memberitahu apa yang terjadi. Thompson mulai menangis dan Keith Hill berkata “jangan khawatir, kami akan menyelesaikannya”.

Ia bilang akan datang nanti, tapi ia juga tidak ingin semua teman-temannya berada di sana karena ia tahu ia akan menangis. Ia tahu mereka memiliki persiapan untuk pertandingan dan ia tidak ingin mengganggunya. Tapi beberapa di antaranya ada di sana. Thompson kemudian meneteskan air mata dan mengalami beberapa percakapan mendalam.

Ia mengatakan jika kanker yang ada di dalam dirinya dikarenakan ia sangat berusaha keras. Ia mengatakan ‘Saya benar-benar berjuang, maka saya sakit keras’. Ya, seperti yang sudah kita tahu, Thompson telah membuat lebih dari 100 penampilan untuk klub kampung Rochdale pada awal karirnya, juga memiliki kiprah di Bury and Southport sebelum menandatangani kembali dengan The Dale pada bulan September 2016 dengan kontrak enam bulan.

Dia membuat 28 penampilan di musim 2016-17, mencetak tiga gol, namun terakhir bermain untuk klub tersebut dalam saat pertandingan Liga Satu melawan MK Dons pada 11 Maret. Ia mengatakan jika ia bermain selama dirinya bisa melakukannya. Akan tetapi ia mengakui jika ia melakukannya dengan terlalu keras dan berat.

Kanker Menyerang Saat Pertandingan

Semuanya dimulai di Dons MK. Saat itu ia tidak merasa fit 100%, tapi ia masih bisa melakukan semua tugas dengan baik. Awalnya aku berada di bangku cadangan. Ia telah mencetak gol saat melawan Peterborough seminggu sebelumnya, jadi ia sedikit terguncang tentang menjadi pengganti. Tapi Stephen Davis harus keluar setelah 20 menit dan ia terus maju.

Permainannya 100 mil per jam dan ia dalam pergerakan yang lambat. Ia kemudian benar-benar berjuang terlalu keras. Ia mencoba mengisi tenaga bandar togel pada babak pertama tapi ketika lampu sorot menyala, matanya mulai bergerak. Semuanya tidak aktif dan ia harus keluar lapangan. Ia terpaksa harus melihat dirinya berada di tempat yang tidak ia inginkan. 45 menit kedua adalah mimpi buruk baginya.

Ia kemudian mendapatkan hasil medisnya. Awalnya ia berpikir “Apakah itu hanya kegelisahan?” Tapi setelah pertandingan ia merasa sakit parah. Ia harus melihat dokter klub karena ia sakit parah. Pihak Physio dan staf medis ada di sekitar dirinya dan para pemain lainnya mendapati dirinya sakit parah. Semua orang merasa tidak bersemangat.

Arab Saudi Minta Maaf Pasca Tolak Mengheningkan Cipta bagi Korban Teroris

Federasi Sepakbola Arab Saudi memohon maaf atas penolakan Timnas mereka untuk mengheningkan cipta guna mengenang korban tewas akibat serangan terorisme yang terjadi Sabtu (3/6) lalu di London Brigde dan Borough Market. Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, para pemain Timnas Arab Saudi saat itu bertandang ke Adelaide, Australia, untuk laga kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan Timnas Australia pada hari Kamis (8/6) kemarin.

Mengabaikan Ajakan Mengheningkan Cipta

Saat itu, pembawa acara yang ada di stadion menyerukan untuk bersama-sama mengheningkan cipta sesaat. Semua pemain Australia yang ada di lapangan langsung berjajar di tengah lapangan dan saling merangkul pundak satu sama lainnya. Namun 11 pemain Timnas Arab Saudi yang ada di seberang mereka malah tetap bergerak ke sana dan ke mari melakukan pemanasan dan memgabaikan pengumuman itu. Bahkan malah ada salah satu pemain Timnas Arab Saudi yang membungkuk dan mengikat tali sepatunya saat prosesi mengheningkan cipta itu sedang dilakukan.

Permintaan Maaf Atas Kejadian dan Aksi Itu dari Arab Saudi

Dilansir dari kantor berita Associated Press, sebuah pernyataan dari Federasi Sepakbola Arab Saudi menyebutkan mereka amat sangat menyesal dan juga meminta maaf atas kejadian itu. “Para pemain tidak bermaksud tidak menghormati para korban atau menyebabkan para keluarga, teman atau juga siapa saja mnjadi terpengaruh oleh kekejaman itu menjadi marah,” ungkap pernyataan tersebut. “Federasi Sepakbola Arab Saudi mengecam semua tindakan terorisme dan juga ekstrimisme dan kami menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada seluruh keluarga korban.”

Sementara itu, Federasi Sepakbola Australia (FFA) sendiri mengatakan bahwa sebenarnya manajeman Arab Saudi mengetahui rencan untuk bersama-sama mengheningkan cipta sebelum pertandingan berlangsung. Tapi para pemain dari negara Teluk itu tak berpartisipasi juga.

“Konfederasi Sepakbola Asia dan juga tim dari Arab Saudi sepakat bahwa bisa mengadakan keheningan,” ungkap FFA dalam sebuah pernyataan. “Namun kemudian FFA mendapatkan penjelasan dari pejabat tim Arab Saudi bahwa tradisi tersebut tidak sama dengan budaya Arab Saudi. Oleh karena itu, mereka akan pindah ke sisi lapangan dan menghormati apa yang menjadi kebiasaan kami,” imbuh pernyataan itu. Namun pada kenyataannya, hal itu tak juga dilakukan oleh Timnas Arab Saudi.

Yang menjadi perdebatan dan hal ini menjadi sedikit aneh adalah ketika pernyataan bahwa mengheningkan cipta bukanlah bagian dari budaya Arab Saudi namun pada kenyataannya bertolak belakang dengan ritual togel singapura yang pernah terjadi di Arab Saudi atau pernah dilakukan orang Arab. Ritual serupa nyatanya pernah dilakukan sebelumnya dalam pertandingan sepak bola togel singapura  di kawasan Teluk juga. Misalnya saja pada prosesi penghormatan kematian Raja Saudi Arabia, Abudullah, yang mana para rakyat Arab Saudi mengheningkan cipta. Juga, saat tim Arab Saudi, al-Ahli Saudi, berdiri dengan mengheningkan cipta sebelum pertandingannya dimulai. Saat itu Timnas Arab Saudi berhadapan langsung dengan Barcelona dalam laga Qatar Airways Cup yang dihelat pada bulan Desember 2016 silam. Dan dalam pertandingan kemarin, Timnas Australia berhasil unggul atas Timnas Arab Saudi dengan skor 3-2. Hal ini berarti berpeluang membawa Australia lolos ke putaran final yang akan digelar di Rusia untuk laga Piala Dunia 2018 itu.

Hal yang dilakukan oleh Timnas Arab Saudi itu tentunya menuai banyak kritik dan juga dukungan dari berbagai pihak. Ada yang mengecam dan menyayangkan namun tidak sedikit pula yang mendukung apa yang dilakukan Timnas Arab Saudi itu.